Lewati ke konten
Rumah EnglishDream Academy · Majalengka

Panduan

Cara Mengajarkan Bahasa Inggris pada Anak di Rumah: 12 Aktivitas

Cara mengajarkan bahasa Inggris pada anak di rumah lewat 12 aktivitas seru: label benda, lagu, buku cerita, Simon says, hingga memasak bersama. Yuk coba!

Tim Rumah English Dream Academy 6 menit baca

Siswa SD berbaju merah menunjukkan papan tulis kecil hasil latihan bahasa Inggris bersama Mr. Dream di ruang tamu

Banyak orang tua ingin anaknya akrab dengan bahasa Inggris sejak kecil, tetapi bingung harus mulai dari mana, apalagi kalau merasa bahasa Inggrisnya sendiri pas-pasan. Kabar baiknya, cara mengajarkan bahasa Inggris pada anak di rumah tidak harus rumit. Cukup 10–20 menit sehari lewat aktivitas yang menyenangkan. Berikut 12 aktivitas yang bisa langsung dicoba, lengkap dengan cara melakukannya dan usia yang cocok.

Prinsip Dasar Sebelum Mulai

Sebelum masuk ke aktivitas, pegang tiga prinsip ini:

  • Seru dulu, benar kemudian. Anak belajar paling baik saat merasa senang. Koreksi kesalahan dengan lembut, misalnya mengulang kata yang benar tanpa menyalahkan.
  • Pendek tapi rutin. Lima belas menit setiap hari lebih efektif daripada dua jam sekali seminggu.
  • Ikuti minat anak. Anak yang suka mobil-mobilan akan lebih semangat belajar car, bus, dan wheel daripada nama buah.

12 Aktivitas Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah

1. Tempel Label pada Benda di Rumah (usia 4+)

Tulis nama benda dalam bahasa Inggris di kertas warna-warni, lalu tempel bersama anak: door, window, table, chair, fridge. Setiap kali lewat, tunjuk dan ucapkan bersama. Aktivitas ini sederhana tetapi sangat efektif karena anak melihat katanya berkali-kali setiap hari. Daftar ide kata bisa diambil dari artikel 100 kosakata bahasa Inggris sehari-hari.

2. Bernyanyi Sambil Bergerak (usia 3+)

Lagu anak berbahasa Inggris seperti Head, Shoulders, Knees and Toes atau The Wheels on the Bus mengajarkan kosakata lewat pengulangan dan gerakan. Ajak anak menunjuk bagian tubuh atau menirukan gerakan sesuai liriknya. Gerak tubuh membantu kata lebih cepat menempel.

3. Membaca Buku Cerita Bergambar (usia 3+)

Pilih buku bergambar dengan kalimat pendek. Saat membaca, berhenti sesekali dan tanyakan: What's this?, What color is it?, How many cats are there? Tidak perlu menerjemahkan setiap kalimat; biarkan gambar membantu anak menebak arti.

4. Bermain Simon Says (usia 4+)

Beri perintah dalam bahasa Inggris yang diawali "Simon says", misalnya Simon says touch your nose atau Simon says jump. Kalau perintah tidak diawali "Simon says", anak tidak boleh bergerak. Permainan ini melatih menyimak dan kosakata kata kerja sekaligus.

5. Memasak Bersama (usia 5+)

Dapur adalah kelas bahasa Inggris yang menyenangkan. Saat membuat telur dadar atau puding, gunakan kalimat sederhana: Let's crack the egg., Stir, please., Pour the milk., Is it hot? Anak belajar kata kerja sambil melakukan gerakannya langsung.

6. Tebak Benda dalam Kantong (usia 4+)

Masukkan benda kecil ke kantong kain: bola, sendok, mainan mobil. Anak meraba tanpa melihat, lalu menebak dengan bantuan pertanyaan: Is it soft?, Is it round?, Is it a ball? Permainan ini melatih kata sifat seperti soft, hard, big, dan small.

7. Flashcard dan Memory Game (usia 4+)

Buat pasangan kartu bergambar dan bertuliskan kata. Letakkan terbalik, lalu bergantian membuka dua kartu. Setiap kartu yang dibuka harus disebutkan dalam bahasa Inggris. Mulai dari 6 pasang kartu, lalu tambah seiring kemampuan anak.

8. English Time Setiap Hari (semua usia)

Tetapkan satu waktu khusus, misalnya 15 menit setelah makan malam, sebagai English time. Selama waktu itu, gunakan sapaan dan instruksi sederhana: Good evening!, Let's play., Your turn., Well done! Rutinitas yang konsisten membuat anak terbiasa tanpa merasa dipaksa.

9. Bermain Toko-tokoan (usia 5+)

Siapkan barang-barang di rumah sebagai dagangan dan uang mainan. Bergantian menjadi penjual dan pembeli dengan kalimat: Can I help you?, How much is it?, It's two thousand rupiah., Thank you! Permainan peran ini melatih percakapan nyata dan angka.

10. Menonton Tayangan Edukatif dengan Pendampingan (usia 5+)

Pilih tayangan anak berbahasa Inggris yang edukatif dan tonton bersama. Hentikan sesekali untuk bertanya: Who is that?, What is he doing? Tetap batasi waktu layar sesuai usia anak, dan jangan jadikan tontonan sebagai pengganti interaksi langsung.

11. Menggambar Lalu Bercerita (usia 6+)

Minta anak menggambar rumah, keluarga, atau hewan kesukaannya, lalu ceritakan dalam satu atau dua kalimat: This is my house. It has a red roof. atau This is my cat. Her name is Mimi. Aktivitas ini menjadi jembatan dari kosakata menuju kalimat utuh.

12. I Spy dan Phonics Sederhana (usia 5+)

Mainkan I spy with my little eye something that starts with /b/. Anak mencari benda yang diawali bunyi "b", misalnya ball, book, atau bag. Permainan ini mengenalkan phonics, yaitu hubungan antara huruf dan bunyinya, yang menjadi dasar membaca dalam bahasa Inggris.

Contoh Jadwal Mingguan

Tidak perlu melakukan semua aktivitas sekaligus. Berikut contoh pembagian 15 menit per hari:

Hari Aktivitas utama Tambahan ringan
Senin Membaca buku cerita bergambar Lagu pembuka
Selasa Simon says Ulang label benda
Rabu Flashcard & memory game Lagu
Kamis Tebak benda dalam kantong I spy
Jumat Menggambar lalu bercerita Pujian & tempel stiker
Sabtu Memasak bersama atau toko-tokoan —
Minggu Bebas: menonton bersama atau mengulang favorit anak —

Do's and Don'ts untuk Orang Tua

Lakukan Hindari
Memuji usaha, bukan hanya hasil Menertawakan atau memarahi saat anak salah ucap
Mengulang kata yang sama berkali-kali dalam konteks berbeda Menerjemahkan setiap kata ke bahasa Indonesia
Memakai kalimat pendek dan jelas Memaksa anak belajar saat lelah atau mengantuk
Ikut belajar dan bermain bersama Membandingkan anak dengan anak lain
Mengecek pelafalan lewat kamus beraudio Menjadikan belajar bahasa Inggris sebagai hukuman

Satu hal yang perlu diingat: orang tua tidak harus fasih. Anak justru senang melihat orang tuanya ikut belajar. Kalau ragu dengan pengucapan, dengarkan audio dari kamus daring lalu tirukan bersama.

Kapan Perlu Bantuan Tutor?

Belajar di rumah adalah fondasi yang luar biasa, tetapi ada saatnya anak membutuhkan pembelajaran yang lebih terstruktur. Pertimbangkan les jika:

  • Anak sudah antusias dan mulai bertanya lebih banyak daripada yang bisa Anda jawab.
  • Anak siap belajar membaca dan menulis dalam bahasa Inggris secara bertahap.
  • Orang tua kesulitan menyediakan waktu rutin setiap hari.
  • Anak butuh teman sebaya agar lebih berani berbicara.

Pembahasan lebih lengkap soal usia ideal dan metode les bisa dibaca di artikel les bahasa Inggris anak di Majalengka. Jika anak lebih nyaman belajar di rumah sendiri, simak juga perbandingan les privat dan kelas grup.

Belajar Bahasa Inggris Anak bersama Mr. Dream

Untuk anak TK dan SD, Rumah English Dream Academy memiliki program Dream Starter X: kelas grup 8x pertemuan dengan biaya Rp300.000 (harga dapat berubah, sebaiknya dikonfirmasi via WhatsApp). Ada juga program Calistung English Anak yang mengenalkan membaca, menulis, dan berhitung dalam bahasa Inggris, serta Home Tutoring jika ingin tutor datang ke rumah. Detail semua program ada di halaman program & biaya kursus.

Ingin si kecil belajar di kursus bahasa Inggris di Majalengka dengan suasana yang menyenangkan? Hubungi kami via WhatsApp untuk menanyakan jadwal kelas anak yang tersedia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Saya tidak lancar berbahasa Inggris, apakah tetap bisa mengajari anak?

Bisa. Orang tua tidak harus fasih untuk mengenalkan kosakata dasar, lagu, dan permainan sederhana. Belajarlah bersama anak, gunakan kamus atau aplikasi yang memiliki audio untuk mengecek pelafalan, dan jangan takut salah.

Berapa lama sebaiknya belajar bahasa Inggris di rumah setiap hari?

Untuk anak usia TK dan SD awal, 10 sampai 20 menit per hari sudah cukup. Lebih penting rutin dan menyenangkan daripada lama tetapi membuat anak bosan.

Apakah belajar dua bahasa membuat anak bingung?

Umumnya tidak. Banyak anak tumbuh dengan dua bahasa atau lebih, misalnya bahasa Sunda dan bahasa Indonesia, dan mampu membedakannya sesuai situasi. Jika ada kekhawatiran soal perkembangan bicara anak, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak.

Kapan anak sebaiknya ikut les bahasa Inggris?

Les bisa dipertimbangkan ketika anak sudah tertarik dan butuh pembelajaran yang lebih terstruktur, misalnya mulai belajar membaca dan phonics, atau ketika orang tua kesulitan menyediakan waktu rutin di rumah.

Artikel lainnya

Semua artikel

Siap mulai belajar bahasa Inggris?

Ceritakan tujuan belajarmu, kami bantu pilihkan program yang paling pas. Konsultasi langsung dengan Mr. Dream lewat WhatsApp.